- SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler Memasuki Tahap CBT
- Jadwal Tes CBT SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler
- Dokumen Wajib: Bukti Cetak Pendaftaran Tidak Boleh Tertinggal
- Tata Cara Tes CBT SPMB Madrasah DKI 2026
- Link Panduan CBT Berdasarkan Perangkat
- Komposisi Soal CBT: Potensi Belajar dan Potensi Akademik
- Apakah CBT SPMB Madrasah DKI 2026 Berbayar?
- Setelah CBT: Pantau Pengumuman, Lapor Diri, dan Pemberkasan
- FAQ
Pelajarpro.id – SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler MTsN dan MAN memasuki tahap CBT. Pengumuman peserta CBT dilakukan 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, uji coba pada 27 Juni 2026, dan tes utama pada 29 Juni 2026 pukul 08.00–16.00 WIB di madrasah tujuan masing-masing.
Rangkaian SPMB Madrasah DKI 2026 untuk jenjang MTsN dan MAN Jalur Reguler sudah masuk tahap penting, yaitu tes Computer-Based Test atau CBT. Buat kamu yang mendaftar, fase ini menentukan langkah berikutnya menuju pengumuman hasil, lapor diri, hingga pemberkasan manual.
Pada tahap ini, calon murid tidak cukup hanya menunggu pengumuman. Kamu juga perlu mengecek akun, memahami jadwal, menyiapkan bukti cetak pendaftaran, mengikuti ketentuan sesi, dan memperhatikan lokasi tes di madrasah tujuan pilihan.
Dari sisi peserta, fokus utamanya adalah kesiapan teknis dan dokumen. Dari sisi madrasah atau panitia, tahap CBT menjadi bagian seleksi yang harus berjalan tertib karena peserta wajib melalui pemeriksaan, daftar hadir, dan tata tertib sebelum mengerjakan soal.
SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler Memasuki Tahap CBT
SPMB Madrasah DKI 2026 untuk MTsN dan MAN Jalur Reguler memasuki tahap tes berbasis komputer. Tahap ini berlaku bagi calon murid yang masuk dalam daftar peserta CBT setelah proses seleksi awal.
Dalam konteks berita, unsur what adalah pelaksanaan CBT Jalur Reguler. Unsur who mencakup calon murid baru yang mendaftar ke MTsN dan MAN di lingkungan Madrasah DKI Jakarta.
Unsur where mengarah pada lokasi madrasah tujuan pilihan calon murid. Sementara unsur when mencakup rangkaian tanggal mulai dari pengumuman peserta, uji coba, tes utama, pengumuman hasil, lapor diri, sampai pemberkasan manual.
Dari sisi why, CBT menjadi tahap seleksi yang menentukan hasil penerimaan pada Jalur Reguler. Dari sisi how, peserta harus mengecek pengumuman di akun masing-masing, mengikuti panduan, mencetak bukti pendaftaran, dan hadir sesuai ketentuan.
Baca juga: Jadwal Daftar Ulang SPMB Lampung 2026
Jadwal Tes CBT SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler
Jadwal menjadi bagian paling penting karena setiap tahapan memiliki batas waktu yang jelas. Peserta perlu mencatat bukan hanya tanggal tes, tetapi juga waktu pengumuman hasil dan masa lapor diri.
Berikut jadwal SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler untuk tahap CBT:
- Pengumuman peserta CBT: Jumat, 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB secara online.
- Uji coba CBT Jalur Reguler: Sabtu, 27 Juni 2026, sesuai pembagian sesi pada kartu ujian.
- Pelaksanaan CBT: Senin, 29 Juni 2026 pukul 08.00–16.00 WIB, online di lokasi madrasah tujuan pilihan calon murid.
- Pengumuman hasil CBT: Rabu, 1 Juli 2026 pukul 12.00 WIB.
- Lapor diri online: Rabu, 1 Juli 2026 pukul 13.00 WIB sampai Kamis, 2 Juli 2026 pukul 15.00 WIB, online 24 jam.
- Pemberkasan manual: Kamis–Jumat, 2–3 Juli 2026 pukul 08.00–15.00 WIB di madrasah tujuan masing-masing.
Buat peserta, jadwal ini perlu dipahami sebagai satu rangkaian. Setelah tes selesai, kamu masih harus memperhatikan pengumuman hasil, lapor diri online, dan pemberkasan manual.
Dokumen Wajib: Bukti Cetak Pendaftaran Tidak Boleh Tertinggal
Salah satu ketentuan paling tegas dalam tahap CBT adalah kewajiban membawa bukti cetak pendaftaran. Dokumen ini harus dibawa ke lokasi tes di madrasah tujuan masing-masing.
Bukti cetak pendaftaran berfungsi sebagai dokumen pemeriksaan sebelum peserta masuk ruang CBT. Jika peserta tidak bisa menunjukkan dokumen tersebut, konsekuensinya langsung: tidak dapat ikut tes.
Artinya, persiapan peserta tidak hanya soal belajar materi. Hal sederhana seperti mencetak dokumen, menyimpan file cadangan, dan memastikan data terbaca jelas bisa menentukan apakah peserta dapat mengikuti CBT atau tidak.
Untuk menghindari kendala pada hari tes, peserta sebaiknya menyiapkan dokumen sejak sebelum uji coba CBT. Jangan menunggu pagi hari pelaksanaan karena risiko lupa, printer bermasalah, atau data tidak terbaca bisa mengganggu kesiapan.
Tata Cara Tes CBT SPMB Madrasah DKI 2026
Alur tes CBT dimulai dari akun masing-masing peserta. Calon murid harus mengecek hasil pengumuman peserta CMB di akun masing-masing untuk memastikan apakah lolos sebagai peserta CBT.
Jika dinyatakan lolos, peserta perlu mengunduh panduan pelaksanaan CBT. Panduan ini penting karena tes dilakukan berbasis perangkat dan memiliki tata cara teknis yang harus diikuti.
Berikut tata cara CBT SPMB Madrasah DKI 2026:
- Cek hasil pengumuman peserta CMB di akun masing-masing.
- Jika lolos sebagai peserta CBT, unduh panduan pelaksanaan CBT.
- Cetak bukti pendaftaran yang menyatakan calon murid sudah mendaftar secara online.
- Bawa bukti cetak pendaftaran ke lokasi tes untuk diperiksa panitia.
- Isi daftar hadir.
- Duduk di tempat yang disediakan.
- Simak pembacaan tata tertib pelaksanaan CBT oleh panitia.
- Selesaikan soal CBT, lalu tinggalkan ruang CBT.
Dari sudut pandang peserta, alur ini menuntut kedisiplinan sejak sebelum masuk ruang tes. Dari sudut pandang panitia, tahapan pemeriksaan dokumen, daftar hadir, dan tata tertib membantu memastikan pelaksanaan CBT berlangsung teratur.
Link Panduan CBT Berdasarkan Perangkat
Peserta CBT juga perlu memperhatikan perangkat yang digunakan. Artikel sumber mencantumkan tiga jenis panduan, yaitu untuk laptop/PC, ponsel iPhone, dan ponsel Android.
Pembagian panduan ini penting karena langkah teknis tiap perangkat bisa berbeda. Peserta yang menggunakan laptop atau PC kemungkinan memiliki pengalaman layar dan navigasi yang berbeda dibanding peserta yang menggunakan ponsel.
Begitu pula pengguna iPhone dan Android perlu mengikuti panduan sesuai perangkat masing-masing. Kesalahan kecil dalam memahami teknis perangkat dapat mengganggu kelancaran saat tes berlangsung.
Karena itu, uji coba CBT pada 27 Juni 2026 sebaiknya dimanfaatkan dengan serius. Uji coba bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan untuk memastikan peserta memahami cara masuk sistem, mengikuti sesi, dan mengerjakan soal dengan perangkat yang sesuai.
Baca juga: SPMB Yogyakarta 2026 SMA-SMK Resmi Dibuka, Cek Link & Syaratnya!
Komposisi Soal CBT: Potensi Belajar dan Potensi Akademik
Komposisi tes CBT SPMB Madrasah DKI 2026 terdiri dari dua bagian. Pertama, Tes Potensi Belajar sebanyak 50 soal dengan durasi 45 menit.
Kedua, Tes Potensi Akademik sebanyak 60 soal dengan durasi 60 menit. Dengan total 110 soal, peserta perlu mengatur waktu sejak awal agar tidak terlalu lama berhenti pada satu soal.
Dari sisi strategi, peserta bisa membaca instruksi dengan cermat sebelum mulai mengerjakan. Karena durasi tiap bagian terbatas, manajemen waktu menjadi bagian penting selain penguasaan materi.
Informasi komposisi ini juga membantu orang tua memahami tekanan waktu yang akan dihadapi peserta. Dukungan paling realistis adalah membantu memastikan peserta cukup istirahat, perangkat siap, dan dokumen tidak tertinggal.
Apakah CBT SPMB Madrasah DKI 2026 Berbayar?
Calon murid baru tidak dikenakan biaya CBT. Informasi ini penting karena peserta dan orang tua tidak perlu menyiapkan pembayaran khusus untuk mengikuti tes berbasis komputer tersebut.
Pembiayaan operasional pelaksanaan CBT dibebankan pada masing-masing madrasah. Ketentuan ini disebut mengacu pada Surat Edaran Ketentuan dan Mekanisme Pelaksanaan CBT PMB Madrasah di Lingkungan Kanwil Provinsi DKI Jalur Madrasah, Reguler dan Tahap Akhir Tahun Pelajaran 2026/2027 tanggal 15 Juni 2026.
Dengan adanya keterangan biaya ini, peserta sebaiknya fokus pada hal yang memang menjadi tanggung jawab langsung: mengecek akun, mengunduh panduan, mencetak bukti pendaftaran, mengikuti uji coba, dan datang sesuai sesi.
Jika ada pihak yang meminta biaya CBT di luar ketentuan, peserta perlu berhati-hati dan merujuk kembali pada kanal resmi PMB Madrasah DKI atau madrasah tujuan masing-masing.
Setelah CBT: Pantau Pengumuman, Lapor Diri, dan Pemberkasan
Setelah CBT dilaksanakan pada 29 Juni 2026, peserta perlu menunggu pengumuman hasil pada 1 Juli 2026 pukul 12.00 WIB. Tahap ini menjadi penentu apakah peserta dapat melanjutkan ke proses berikutnya.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos, agenda berikutnya adalah lapor diri online mulai 1 Juli 2026 pukul 13.00 WIB sampai 2 Juli 2026 pukul 15.00 WIB. Lapor diri berlangsung online 24 jam dalam rentang waktu tersebut.
Tahap terakhir yang tercantum dalam jadwal adalah pemberkasan manual pada 2–3 Juli 2026 pukul 08.00–15.00 WIB. Pemberkasan dilakukan di madrasah tujuan masing-masing.
Bagian ini sering terlihat administratif, tetapi tidak boleh dianggap sepele. Dalam proses seleksi pendidikan, lolos tes belum berarti selesai jika peserta tidak mengikuti tahap lanjutan sesuai jadwal.
Tahap CBT SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler MTsN dan MAN adalah fase yang menuntut kesiapan teknis, ketelitian dokumen, dan disiplin jadwal. Bagi peserta, kunci utamanya bukan hanya memahami materi, tetapi juga mengikuti alur resmi sejak pengumuman peserta hingga pemberkasan manual.
Dengan jadwal yang padat dari 26 Juni sampai 3 Juli 2026, peserta sebaiknya membuat daftar cek sederhana: cek akun, unduh panduan, cetak bukti pendaftaran, ikut uji coba, hadir sesuai sesi, pantau hasil, lapor diri, dan selesaikan pemberkasan. Langkah kecil yang rapi bisa mencegah masalah besar di hari seleksi.
FAQ
1. Kapan tes CBT SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler dilaksanakan?
Tes CBT SPMB Madrasah DKI 2026 Jalur Reguler dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 08.00–16.00 WIB. Tes berlangsung online di lokasi madrasah tujuan pilihan calon murid. Sebelum itu, peserta dapat mengikuti uji coba CBT pada Sabtu, 27 Juni 2026 sesuai sesi pada kartu ujian.
2. Apa dokumen yang wajib dibawa saat CBT SPMB Madrasah DKI 2026?
Peserta CBT wajib membawa bukti cetak pendaftaran ke lokasi tes di madrasah tujuan masing-masing. Dokumen ini akan diperiksa panitia sebelum peserta masuk ruang CBT. Jika peserta tidak bisa menunjukkan bukti cetak pendaftaran, peserta dikenakan sanksi berupa tidak dapat ikut tes.
3. Apa saja materi atau komposisi soal CBT SPMB Madrasah DKI 2026?
Komposisi CBT terdiri dari Tes Potensi Belajar sebanyak 50 soal dengan durasi 45 menit dan Tes Potensi Akademik sebanyak 60 soal dengan durasi 60 menit. Total ada 110 soal yang harus dikerjakan sesuai alokasi waktu masing-masing bagian.
4. Apakah CBT SPMB Madrasah DKI 2026 dikenakan biaya?
Tidak. Calon murid baru tidak dikenakan biaya CBT. Pembiayaan operasional pelaksanaan CBT dibebankan pada masing-masing madrasah sesuai ketentuan yang disebut dalam Surat Edaran terkait mekanisme CBT PMB Madrasah di lingkungan Kanwil Provinsi DKI tahun pelajaran 2026/2027.





