Pelajarpro.id – Jalur mandiri kedokteran UIN Yogyakarta masih dibuka melalui Gelombang 2 hingga 31 Juli 2026. Seleksi ini dapat diikuti lulusan SMA, MA, atau sederajat tahun 2024–2026 yang memenuhi batas usia dan persyaratan kesehatan. Pendaftar perlu menyiapkan biaya seleksi serta memahami UKT Rp45 juta per semester tanpa uang pangkal.
Peluang masuk Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta masih tersedia, tetapi waktunya terbatas. Batas akhir pendaftaran Gelombang 2 jatuh pada 31 Juli 2026, sehingga calon mahasiswa perlu segera memeriksa syarat dan alur administrasi.
Jalur mandiri kedokteran UIN Yogyakarta menarik perhatian karena kampus tidak menerapkan uang pangkal maupun uang gedung. Namun, pendaftar tetap perlu menghitung biaya seleksi dan UKT sebelum membuat keputusan.
Jadwal Jalur Mandiri Kedokteran UIN Yogyakarta 2026
Jalur mandiri kedokteran UIN Yogyakarta dibuka untuk Gelombang 2 sampai 31 Juli 2026. Kesempatan ini ditujukan bagi lulusan SMA, MA, dan sekolah sederajat pada tahun 2024, 2025, atau 2026.
Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga sendiri baru resmi dibuka pada Mei 2026. Untuk angkatan pertamanya, kampus menyediakan kuota 50 mahasiswa baru.
Bagi calon pendaftar, tenggat tersebut menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan. Jangan menunda proses akun, pembayaran, dan pengisian formulir hingga mendekati hari penutupan.
Baca juga: Jalur Mandiri PENS 2026 Terakhir Daftar 25 Juli
Syarat Kedokteran UIN Sunan Kalijaga yang Perlu Dipenuhi
Syarat jalur mandiri kedokteran UIN Yogyakarta mencakup ketentuan pendidikan, usia, dan kesehatan. Berikut daftar persyaratan yang disampaikan kampus:
- Lulusan SMA, MA, atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
- Berusia maksimal 22 tahun per 1 Juli 2026.
- Lulusan tahun 2026 dapat menggunakan surat keterangan lulus (SKL).
- Tidak memiliki kondisi buta warna, dibuktikan dengan surat pemeriksaan dokter.
Ketentuan bebas buta warna tidak hanya diperiksa di tahap administrasi. Validasi kondisi tersebut juga tercantum sebagai bagian dari komponen tes kesehatan dalam proses seleksi.
Tahapan Seleksi Kedokteran UIN Yogyakarta
Seleksi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga terdiri dari dua tahap besar, yaitu Computer Based Test (CBT) dan seleksi lanjutan. Memahami isi setiap tahap membantu kamu menyiapkan dokumen serta mengikuti proses sesuai prosedur.
Computer Based Test atau CBT
CBT dilaksanakan di Fakultas Kedokteran dan Gedung Rektorat Lama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Materinya meliputi:
- Dasar Penalaran: 120 soal untuk mengukur kemampuan berpikir logis.
- Literasi Bidang Kedokteran: 25 soal mengenai pemahaman dasar ilmu kesehatan.
- Literasi Dasar Keagamaan: 15 soal tentang wawasan keislaman.
- Literasi Bahasa Inggris: 10 soal untuk mengukur pemahaman literatur berbahasa Inggris sebagai bekal pendidikan kedokteran.
Seleksi Lanjutan
Tahap lanjutan meliputi tes psikologi di Applied Psychology Center (APC) UIN Sunan Kalijaga dan tes kesehatan di Klinik Pratama UIN Sunan Kalijaga.
Komponen pemeriksaan kesehatan mencakup pemeriksaan fisik dasar, validasi bebas buta warna, serta pemeriksaan bebas narkoba. Karena itu, calon mahasiswa perlu memperhatikan seluruh syarat kesehatan sejak awal pendaftaran.
Biaya Kedokteran UIN Yogyakarta Tanpa Uang Pangkal
Istilah tanpa uang pangkal pada jalur mandiri kedokteran UIN Yogyakarta berarti kampus tidak mengenakan biaya uang pangkal dan uang gedung. Meski begitu, terdapat komponen biaya seleksi serta UKT yang wajib dipertimbangkan.
| Komponen biaya | Nominal |
|---|---|
| Biaya pendaftaran | Rp500.000 |
| Pemeriksaan kesehatan | Rp300.000 |
| Tes psikologi | Rp600.000 |
| UKT per semester | Rp45.000.000 |
| Uang pangkal | Tidak ada |
| Uang gedung | Tidak ada |
Total biaya pada tahap seleksi adalah Rp1,4 juta, berdasarkan penjumlahan biaya pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, dan tes psikologi. Sementara itu, UKT merupakan biaya kuliah yang berlaku per semester.
Kekhasan Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Kedokteran UIN Sunan Kalijaga memiliki fokus akademik pada pengembangan keilmuan preventif dan promotif penyakit muskuloskeletal. Bidang ini berkaitan dengan sistem otot, jaringan ikat, saraf, tulang, dan sendi, terutama pada kelompok lanjut usia.
Plt Dekan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga, dr. Murtafiqoh Hasanah, SpS, menjelaskan bahwa fokus tersebut menjadi identitas akademik fakultas. Kampus juga menaruh perhatian pada kesehatan lansia melalui Community-Based Aging Program, kolaborasi interprofesi kesehatan, dan penguatan karakter dokter berintegritas.
Informasi ini relevan bagi calon mahasiswa yang sedang membandingkan pilihan kampus kedokteran. Jalur mandiri kedokteran UIN Yogyakarta tidak hanya menawarkan skema tanpa uang pangkal, tetapi juga arah pengembangan keilmuan yang telah ditetapkan fakultas.
Cara Daftar Jalur Mandiri Kedokteran UIN Yogyakarta
Pendaftaran dilakukan melalui laman resmi admisi UIN Sunan Kalijaga. Ikuti urutan berikut agar proses administrasi tidak terlewat:
- Buka admisi.uin-suka.ac.id lalu klik menu Daftar.
- Pilih Simulasi Pendaftaran.
- Pilih jenjang, fakultas, prodi, jalur, serta masukkan tanggal lahir.
- Klik Kode Pembayaran.
- Bayar biaya seleksi menggunakan kode yang tampil pada laman pendaftaran melalui teller atau ATM Bank Mandiri, Livin’ by Mandiri, atau layanan internet banking Bank Mandiri.
- Simpan bukti pembayaran yang berisi ID atau username dan PIN untuk masuk ke sistem.
- Login kembali, isi formulir pendaftaran, lalu masukkan PIN 8 digit dan PIN 16 digit dari bukti pembayaran.
- Cetak kartu peserta ujian. Kartu ini menjadi syarat mengikuti seleksi CBT.
UIN Sunan Kalijaga menyediakan informasi lanjutan melalui Instagram @admisi.uinsk, WhatsApp 0817-2302-020, serta laman admisi resminya.
Penutup
Jalur mandiri kedokteran UIN Yogyakarta memberi kesempatan bagi lulusan SMA/MA/sederajat tahun 2024–2026 untuk mendaftar hingga 31 Juli 2026. Hal yang perlu dipastikan bukan hanya kelengkapan administrasi, melainkan juga kesesuaian usia, syarat bebas buta warna, kesiapan mengikuti seluruh tahapan, dan kemampuan membiayai UKT. Cek kembali data pendaftaran melalui kanal resmi sebelum tenggat berakhir.





