Pelajarpro.id – Memilih jurusan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bukan sekadar soal minat, tapi juga soal strategi. Dengan mempertimbangkan jurusan sepi peminat di Unsoed, peluang kamu untuk lolos lewat jalur SNBP maupun SNBT 2026 bisa jauh lebih besar. Berikut daftar 20 program studi Unsoed yang memiliki rasio peminat rendah berdasarkan data resmi tahun 2025.
Konteks Seleksi Masuk Unsoed 2026
Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka hingga 18 Februari 2026. Sementara itu, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dijadwalkan buka mulai 25 Maret hingga 7 April 2026, sebagaimana tertera di laman resmi SNPMB.
Kedua jalur ini menuntut strategi pemilihan program studi yang tepat. Untuk SNBP, kelulusan ditentukan dari rata-rata nilai semester 1–5, portofolio, dan prestasi. Sedangkan SNBT mempertimbangkan hasil tes berbasis komputer. Artinya, memilih prodi dengan jumlah peminat yang tidak terlalu tinggi bisa menjadi strategi cerdas untuk meningkatkan peluang diterima.
Perlu dicatat, data daya tampung dan peminat Unsoed 2026 belum tersedia di laman SNPMB saat artikel ini disusun. Rekomendasi berikut didasarkan pada data perbandingan peminat dan daya tampung tahun 2025.
10 Jurusan Unsoed Paling Sepi Peminat di Jalur SNBP
Berdasarkan data 2025, beberapa program studi di Unsoed tercatat memiliki rasio peminat terhadap daya tampung yang sangat rendah di jalur SNBP. Artinya, peluang lolosnya jauh di atas rata-rata.
Berikut sepuluh jurusan teratas:
| No | Program Studi | Peminat SNBP 2025 | Daya Tampung | Peluang |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Budi Daya Ikan (D3) | 31 | 48 | 154,84% |
| 2 | Budi Daya Ternak (D3) | 103 | 92 | 89,32% |
| 3 | Bahasa Mandarin (D3) | 73 | 56 | 76,71% |
| 4 | Perencanaan Sumber Daya Lahan (D3) | 60 | 36 | 60% |
| 5 | Fisika | 150 | 88 | 58,67% |
| 6 | Bahasa Inggris (D3) | 135 | 56 | 41,48% |
| 7 | Agribisnis (D3) | 121 | 48 | 39,67% |
| 8 | Akuakultur | 223 | 80 | 35,87% |
| 9 | Manajemen Sumberdaya Perairan | 218 | 76 | 34,86% |
| 10 | Matematika | 329 | 88 | 26,75% |
Jurusan Budi Daya Ikan (D3) menjadi yang paling menonjol. Dengan hanya 31 peminat dan daya tampung 48 kursi, peluang masuknya via SNBP 2025 mencapai 154,84%. Artinya, kursi yang tersedia lebih banyak dari jumlah pendaftar.
Baca juga: 10 Jurusan Sepi Peminat di UI untuk SNBP 2026
10 Prodi Unsoed dengan Peminat Rendah di Jalur SNBT
Jalur SNBT punya pola berbeda. Secara umum, peminat lebih banyak karena tidak terikat nilai rapor. Meski begitu, beberapa prodi Unsoed tetap menunjukkan peluang masuk yang relatif terbuka.
| No | Program Studi | Peminat SNBT 2025 | Daya Tampung | Peluang |
|---|---|---|---|---|
| 11 | Fisika | 185 | 112 | 60,54% |
| 12 | Matematika | 254 | 90 | 35,43% |
| 13 | Biologi | 346 | 122 | 35,26% |
| 14 | Akuakultur | 267 | 85 | 31,84% |
| 15 | Kimia | 298 | 95 | 31,88% |
| 16 | Pendidikan Bahasa Jepang | 163 | 51 | 31,29% |
| 17 | Ilmu Kelautan | 312 | 83 | 26,60% |
| 18 | Manajemen Sumberdaya Perairan | 289 | 80 | 27,68% |
| 19 | Mikrobiologi | 153 | 32 | 20,92% |
| 20 | Peternakan | 693 | 125 | 18,04% |
Jurusan Fisika kembali masuk daftar dengan peluang SNBT mencapai 60,54%. Ini menjadikannya salah satu prodi paling “terbuka” di Unsoed, baik lewat SNBP maupun SNBT. Sementara Pendidikan Bahasa Jepang menjadi kejutan dengan peluang SNBT 31,29% — cukup besar untuk prodi di universitas negeri.
Catatan Penting Sebelum Memilih Prodi Sepi Peminat
Memilih jurusan sepi peminat bukan berarti memilih jalan pintas tanpa pertimbangan. Ada beberapa hal yang perlu kamu pahami sebelum memutuskan.
Pertama, data bisa berubah setiap tahun. Data yang digunakan di sini berasal dari peminat dan daya tampung 2025. Angka tersebut bisa bergeser signifikan di 2026, tergantung tren minat calon mahasiswa dan kebijakan kampus.
Kedua, peluang besar bukan jaminan lolos. Meski peminat sedikit, kamu tetap harus memenuhi syarat minimum nilai atau skor tes. Untuk SNBP, nilai rapor dan konsistensi akademis tetap jadi penentu. Untuk SNBT, skor Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Potensi Skolastik (TPS) sangat menentukan.
Ketiga, pertimbangkan prospek karier. Jurusan seperti Fisika, Biologi, Kimia, dan Mikrobiologi memiliki prospek kerja luas di industri riset, farmasi, dan teknologi. Begitu pula Ilmu Kelautan dan Akuakultur yang relevan di era ketahanan pangan dan maritim.
Baca juga: Mau Masuk UNDIP? Cek 10 Jurusan Sepi Peminat SNBT 2026
Strategi Cerdas Memilih Jurusan di Unsoed
Jika kamu serius ingin masuk Unsoed, gabungkan dua pendekatan: pilih jurusan yang sesuai minat dan bakat, lalu cek data persaingannya. Jangan hanya mengejar yang “mudah masuk” tanpa mempertimbangkan apakah kamu akan betah dan termotivasi selama kuliah.
Untuk jalur SNBP, prioritaskan jurusan dengan rasio peminat terhadap daya tampung di bawah 50%, seperti Budi Daya Ikan, Budi Daya Ternak, atau Fisika. Sedangkan untuk SNBT, jurusan-jurusan sains murni seperti Fisika, Matematika, dan Biologi bisa jadi pilihan karena persaingannya relatif lebih rendah dibanding prodi sosial dan bisnis.
Catat juga bahwa beberapa prodi D3 seperti Agribisnis, Bahasa Inggris, dan Bisnis Internasional memiliki peluang SNBP besar, tetapi peminat SNBT-nya justru cukup tinggi. Jadi, strategi jalur masuk sangat menentukan.
Kesimpulan
Memilih jurusan di Unsoed dengan peminat rendah bisa menjadi langkah strategis yang menguntungkan, terutama bagi kamu yang ingin memaksimalkan peluang di SNBP maupun SNBT 2026. Dari 20 prodi yang tercatat memiliki rasio peminat rendah, Budi Daya Ikan dan Fisika menjadi yang paling menonjol karena peluangnya besar di kedua jalur sekaligus.
Pastikan kamu selalu memverifikasi data terbaru di laman resmi SNPMB sebelum mengambil keputusan. Peluang besar hanya berarti bila dibarengi dengan persiapan yang matang. Pantau terus informasi penerimaan mahasiswa baru Unsoed 2026 agar kamu tidak ketinggalan update penting.





