Don't Show Again Yes, I would!

Jurusan Sepi Peminat UGM SNBP 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Foto: ugm.ac.id

Pelajarpro.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) selalu menjadi incaran ribuan pelajar setiap tahun, termasuk pada SNBP 2026 ini. Namun di balik ketatnya persaingan di jurusan favorit, ada sejumlah program studi di UGM yang justru sepi peminat — dan justru di sinilah peluang lolosmu bisa jauh lebih besar. Berdasarkan data SNBP 2025, berikut 15 jurusan sepi peminat di UGM yang bisa kamu jadikan referensi strategis.

UGM dan Tingginya Persaingan Masuk Jalur SNBP

UGM tercatat menjadi salah satu perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar terbanyak di SNBP 2025, yakni mencapai 29.223 orang. Dari jumlah itu, hanya 2.783 mahasiswa baru yang berhasil diterima melalui jalur ini.

Jurusan dengan pendaftar terbanyak antara lain Hukum (menerima 96 mahasiswa baru), Kehutanan (90 orang), dan Biologi (72 orang). Persaingan di jurusan-jurusan tersebut tentu sangat ketat. Setiap kursi diperebutkan oleh belasan hingga puluhan calon mahasiswa sekaligus.

Di sisi lain, banyak program studi di UGM yang justru kekurangan peminat. Artinya, rasio pendaftar terhadap daya tampung di jurusan-jurusan ini jauh lebih longgar — dan itu adalah sinyal peluang yang sayang untuk dilewatkan.

Baca juga: Jurusan Sepi Peminat Unhas SNBP 2025, 5 Prodi Ini Nol Pendaftar

Daftar 15 Jurusan Sepi Peminat di UGM untuk SNBP 2026

Berikut data 15 program studi di UGM dengan jumlah peminat paling sedikit pada SNBP 2025. Data ini bersumber dari laman resmi UGM dan dapat dijadikan acuan untuk SNBP 2026.

No Program Studi Jenjang Peminat 2025 Daya Tampung 2025
1 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar Sarjana Terapan 74 24
2 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Sarjana 94 9
3 Bahasa dan Sastra Prancis Sarjana 101 14
4 Teknik Sumber Daya Air Sarjana 106 15
5 Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa Sarjana 106 15
6 Manajemen Sumberdaya Akuatik Sarjana 110 23
7 Akuakultur Sarjana 118 23
8 Pengembangan Produk Agroindustri Sarjana Terapan 127 32
9 Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil Sarjana Terapan 132 18
10 Pengelolaan Hutan Sarjana Terapan 136 32
11 Teknologi Hasil Perikanan Sarjana 138 23
12 Mikrobiologi Pertanian Sarjana 141 11
13 Sistem Informasi Geografis Sarjana Terapan 147 24
14 Sejarah Sarjana 148 15
15 Agronomi Sarjana 148 24

Jurusan dengan peminat paling sedikit adalah Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar dengan hanya 74 pendaftar untuk 24 kursi yang tersedia. Ini berarti rasio persaingannya hanya sekitar 3:1 — jauh lebih rendah dibanding jurusan populer yang bisa mencapai 30:1 atau lebih.

Baca juga: Jurusan Sepi Peminat ITS Terbaru untuk SNBP 2025

Nilai Strategis Jurusan Sepi Peminat di UGM

Memilih jurusan sepi peminat bukan berarti menyerah pada pilihan kedua. Justru sebaliknya — ini adalah strategi cerdas yang banyak digunakan oleh calon mahasiswa yang ingin memaksimalkan peluang masuk UGM.

Beberapa program studi dalam daftar ini punya nilai strategis yang tinggi. Sistem Informasi Geografis, misalnya, sangat relevan dengan kebutuhan industri geospasial dan perencanaan tata kota yang terus berkembang. Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil juga menjanjikan di tengah masifnya pembangunan infrastruktur nasional.

Sementara jurusan seperti Akuakultur dan Manajemen Sumberdaya Akuatik punya kaitan langsung dengan sektor perikanan Indonesia yang terus didorong oleh pemerintah. Lulusan dari bidang ini berpotensi besar diserap industri maupun lembaga riset kelautan.

Jangan terburu-buru menilai jurusan hanya dari popularitasnya. Cek lebih dalam soal prospek karier, relevansi industri, dan kemungkinan beasiswa yang tersedia.

Cara Membaca Daya Tampung dan Rasio Persaingan SNBP

Salah satu kesalahan umum calon mahasiswa adalah hanya melihat nama jurusan tanpa mempertimbangkan rasio peminat terhadap daya tampung. Padahal, angka inilah yang paling menentukan seberapa besar peluangmu untuk lolos.

Cara menghitungnya sederhana: bagi jumlah peminat dengan daya tampung. Semakin kecil hasilnya, semakin besar peluang lolosmu.

Ambil contoh Pengelolaan Hutan (Sarjana Terapan) — dengan 136 peminat dan 32 kursi tersedia, rasionya hanya 4,25:1. Bandingkan dengan jurusan Kedokteran UGM yang bisa memiliki rasio di atas 50:1. Selisih peluangnya sangat signifikan.

Namun perlu diingat, daya tampung di portal SNPMB 2026 bisa berbeda dari data 2025. Selalu cek pembaruan resmi sebelum mendaftar.

Tips Memilih Jurusan Kuliah Agar Lolos SNBP 2026

Sebelum menetapkan pilihan jurusan, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan secara matang.

Kenali minat dan kemampuan dirimu. Pilih jurusan yang punya irisan antara apa yang kamu sukai dan apa yang menjadi kekuatan akademikmu. Jika kamu menyukai lingkungan dan alam, jurusan seperti Pengelolaan Hutan atau Agronomi bisa menjadi pilihan yang tepat.

Perhatikan daya tampung secara berkala. Daya tampung SNBP 2026 sudah dirilis melalui portal resmi SNPMB. Cek dan bandingkan dengan jumlah peminat tahun lalu untuk mendapat gambaran tingkat persaingan.

Cari tahu prospek karier jurusan incaran. Jangan hanya berpatokan pada popularitas. Jurusan seperti Sistem Informasi Geografis dan Teknologi Survei kini semakin dibutuhkan seiring perkembangan teknologi pemetaan digital dan smart city.

Konsultasi dengan orang yang tepat. Bertanya kepada guru BK, alumni, atau mahasiswa aktif di jurusan tersebut bisa memberikan gambaran realistis yang tidak kamu temukan di brosur kampus.

Penutup

Memilih jurusan di UGM tidak harus selalu yang paling ramai peminatnya. Justru dengan mempertimbangkan 15 jurusan sepi peminat di atas, kamu membuka peluang yang jauh lebih lebar untuk bisa kuliah di salah satu universitas terbaik Indonesia.

Yang terpenting, pilihan jurusan harus tetap berlandaskan minat, kemampuan, dan prospek karier jangka panjang — bukan sekadar mengejar peluang lolos semata. Gunakan data ini sebagai referensi, bukan satu-satunya penentu keputusanmu. Pantau terus informasi resmi dari portal SNPMB untuk mendapatkan data daya tampung terbaru.

Share:

Fikalmyid

Muh Fikal Nasir - Seorang Content Writer dan Desain Grafis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *